Kulit merupakan bagian tubuh manusia yang rentan sekali mengalami luka bakar. Berbicara mengenai luka bakar, seringkali kita tidak tahu bagaimana mengobati luka bakar dengan benar. Pertolongan pertama menjadi isu yang sangat penting untuk membantu meringankan rasa sakit yang diterima oleh orang yang mengalami luka bakar. Sebagian besar kasus luka bakar disebabkan oleh tindakan yang tidak terduga / by accident sehingga sangat penting sekali untuk mempelajari jenis dan bagaimana menangani kasus ini.
Dalam dunia medis luka bakar tidak hanya berkutat pada kejadian dimana api menyengat bagian tubuh seseorang. Ada beberapa klasifikasi yang menentukan tingkat keparahan dari luka bakar. Tingkat keparahan ini biasanya dilihat dari kondisi kulit yang menjadi bagian pertama yang terkena api atau hal yang lainnya. Kulit merupakan bagian terluar dari anatomi tubuh manusia. Kulit terdiri dari 3 lapisan penting dimana biasanya tim medis menggunakan lapisan tersebut untuk mengukur tingkat keparahan luka bakar. Berikut ini lapisan yang ada dalam anatomi kulit manusia:
1. Lapisan Epidermis
Epidermis merupakan bagian terluar dari kulit manusia. Luka kecil / gesekan pada kulit biasanya terjadi pada lapisan kulit ini. Lapisan Malpighi merupakan bagian dari lapisan epidermis, lapisan inilah yang menjadi pigmen / pemberi warna kulit seseorang. Di lapisan epidermis ini juga ada yang disebut germinativum, yang mempunyai kemampuan membelah diri untuk menggantikan sel-sel kulit mati.
2. Lapisan Dermis
Lapisan Demis adalah tempat dimana terdapat saraf, folikel, pembuluh darah dan kelenjar keringat. Pada lapisan ii juga terdapat kolagen dan serat elastis pada jaringan kulit. Keringat anda dikeluarkan dari lapisan ini, ada sekitar 2000 ml liter keringat yang dikeluarkan untuk melindungi anda dari berbagai macam virus dan bakteri.
3. Lapisan Hipodermis
Hipodermis merupakan lapisan terdalam dari kulit anda. Pada lapisan ini lah fungsi kulit untuk mengatur suhu berfungsi. Pada lapisan ini juga pembuluh darah dan saraf penting berada. Apabila luka bakar sampai mengenai lapisan ini, maka luka bakar tersebut bisa dikatakan parah dan anda perlu tahu bagaimana cara mengobati luka bakar tersebut.
Pengertian Luka Bakar
Penyakit luka bakar adalah cedera yang paling sering terjadi saat dirumah. Luka bakar ringan sering terjadi karena keteledoran atau kesalahn kecil saat berhubungan dengan api, terutama untuk anak-anak. Kerusakan kulit merupakan efek dari luka bakar. Disebut luka bakar karena pada saat tersebut seseorang akan mengalami sensasi terbakar pada kulit dan rasanya cukup perih. Anda juga perlu berhati-hati saat mengobati luka bakar, karena luka bakar memiliki level yang perlu anda ketahui.
Level dan Cara mengobati Luka Bakar
Luka bakar dibedakan menjadi 3 level, yaitu level pertama, kedua dan level ketiga. Level ini diukur dari tingkat keparahan kulit dimana level pertama adalah level paling ringan dan level ketiga merupakan level terparah. Berikut ini penjelasan dari setiap level:
1. Level Pertama
Luka bakar pada level ini merupakan kerusakan kulit non melempuh. Ini artinya hanya menyebabkan kerusakan kecil pada lapisan kulit anda dan biasanya luka tersebut menyebabkan warna merah. Luka bakar level satu juga sering disebut dengan istilah superfisial karena efeknya hanya sampai pada lapisan kulit terluar. Adapun ciri-ciri luka bakar ringan / level 1 adalah sebagai berikut:
- Kulit memerah
- Ada sedikit pembengkakan karena peradangan ringan
- Kulit agak ngelothok / mengelupas untuk menggantikan sel kulit mati
- Kulit mengering
Terkadang anda tidak perlu mengobati luka bakar ringan tingkat pertama ke dokter karena bisa sembuh dalam tiga hingga 5 hari setelah melakukan perawatan dirumah. Berikut ini cara mengobati luka bakar ringan secara mandiri:
- Gunakan Air dingin untuk merendam bagian tubuh yang mengalami luka bakar kira-kira lima menit
- Gunakan ibuprofen atau Acetaminophen untuk meredakan nyeri pada kulit
- Anda juga bisa menggunakan lidah buaya untuk mengobati luka bakar
- Anda juga bisa menggunakan salep antibiotik dan tutup dengan perban yang tidak terlalu kencang
- Jangan menggunakan es untuk luka anda karena bisa menambah luka bakar menjadi parah
- Anda bisa melupakan penggunaan mentega atau telur untuk mengobati luka bakar karena tidak terbukti efektif
2. Level Kedua / Level Sedang
Luka bakar level dua biasanya ditandai dengan lecet atau lebih parah lagi karena pada level ini sudah mengenai lapisan kulit dermis yang mana terdapat saraf dan pembuluh darah. Luka bakar yang melempuh juga masuk kategori ini. Anda mungkin juga pernah mengalami luka bakar dengan luka lecet membuka dikulit dan kelihatannya basah karena ada cairan yang keluar. Cara mengobati luka bakar level sedang ini lebih njlimet/ribet jika dibandingkan dengan penanganan level pertama. Anda perlu menggunakan perban yang bersih untuk mencegah infeksi saat bagian kulit anda terbuka karena luka bakar / melempuh. Pertolongan pertama untuk luka bakar level kedua yaitu menggunakan mengompresnya dengan air dingin (usahakan jangan menggunakan es) dan gunakan ibuprofen atau acetaminophen untuk mengurangi rasa sakit. Anda juga perlu datang ke dokter apabila luka bakar tersebut tidak sembuh dalam waktu seminggu.
3. Luka Bakar Level Ketiga / Level Parah
Level ketiga merupakan tingkat luka bakar yang paling parah. Pada level ini biasanya sudah mencapai lapisan kulit yang dalam dan menganggu pembuluh darah. Pada beberapa kasus, level ketiga ini sudah merusak lapisan kulit hipodermis dan kadang bisa menyebabkan orang meninggal dunia. Pada kasus di level terparah ini kadang orang malah tidak bisa merasakan sakit karena saraf pada jaringan kulit sudah rusak, namun ada juga yang mengerang kesakitan karena sarafnya masih sensitif. Ciri-ciri luka bakar parah yaitu kulit terbakar, luka menyebabkan kulit terkelupas hingga kelihatan putih seperti lilin dan bahkan hangus terbakar. Anda tidak bisa mengobati luka bakar jenis ini dengan perawatan seadanya, anda perlu mendapat bantuan tim medis karena tingkat keparahan yang cukup tinggi.
Cara Mencegah Luka Bakar
Cara mengobati luka bakar telah saya sampaikan diatas, namun aktivitas sehari-hari terkadang menyebabkan anda memiliki resiko mengalami luka bakar yang tak terduga. Mungkin anda akan mempunyai inisiatif bagaimana mencegah terjadinya luka bakar tersebut baik untuk diri anda sendiri atau keluarga anda terutama untuk anak kecil. berikut ini beberapa langkah agar terhindar dari luka bakar:
Saat anda sedang masak, usahakan untuk memperhatikan situasi sekitar, jangan biarkan anak anda mendekati kompor
- Tempatkan alat pemadam kebakaran ditempat yang mudah terjangkau
- Pasang semua alat listrik dengan standar keamanan yang tinggi
- Periksa semua sambungan kabel agar tidak terjadi konsleting
- Matikan kompor dan alat listrik yang tidak digunakan, cabut dari stop kontak jika perlu
- Jauhkan bahan yang mudah terbakar
Demikian artikel mengenai bagaimana cara mengobati luka bakar yang bisa anda terapkan untuk keluarga anda. Berhati-hatilah saat menggunakan alat listrik atau bahan yang mudah terbakar. Semoga artikel ini bisa membantu anda mengobati luka bakar dengan tepat berdasarkan tingkat / level keparahannya.
Baca Juga:
sumber: anggaputra.com